Jumat, 02 Maret 2012

Cara menghapus file yang terkunci pada windows 7 tanpa bantuan software


Artikel ini telah dibuat untuk membantu pengguna menghapus file undeletable atau tidak bisa dihapus dari system operasi Windows 7 mereka. Instruksi yang disusun dalam artikel ini masih relevan  dan benar untuk sesuai pada saat tulisan ini dibuat . Namun, masih tetap disarankan kepada pengguna untuk mengikuti petunjuk akurat dari support Microsoft untuk menghindari menghadapi masalah umum Windows 7.
Butuh bantuan menghapus file undeletable atau tidak dapat dihapus pada Windows 7, sistem operasi yang paling populer saat ini? Jika ya, maka artikel ini adalah tepat sekali untuk Anda. Ada beberapa file yang perlu dihapus saat upgrade ke Windows 7 atau karena infeksi virus atau alasan-alasan lainnya. Namun, ketika Anda mencoba untuk menghapus file, maka yang terjadi file tidak dapat diakses atau memberikan beberapa pesan aneh atau error lainnya. Apa yang harus Anda lakukan ketika menemui kasus seperti itu? Apakah Anda akan menghubungi support dari Microsoft atau menunggu agar suatu keajaiban terjadi pada komputer? Tidak, tentu tidak. Kami memahami bahwa waktu Anda sangat berharga. Oleh karena itu, kami telah menuliskan Anda panduan yang komprehensif yang akan membantu Anda menghapus file undeletable atau tidak bisa dihapus dari komputer Windows 7 Anda.
Silahkan ikuti petujuk dibawah ini :
Klik pada menu Start (tombol Windows), ketik ‘cmd‘ (tanpa tanda kutip dan seperti) di kotak Pencarian, dan tekan Enter pada keyboard. Ketika jendela Command Prompt (layar hitam) muncul, klik kanan pada cmd.exe dan pilih Run as administrator. Buka juga jendela Task Manager, klik pada tab Proses, sorot proses explorer.exe dari pilihan yang terdapat disitu, dan tekan tombol End Process. Klik pada tombol End Process ketika Anda menerima peringatan atau pesan konfirmasi.
Buka Command Prompt lagi untuk memberi perintah untuk mencari file yang diinginkan dari direktori. Untuk melakukannya, masukkan path lengkap dari file di jendela Command Prompt dan tekan Enter pada keyboard. Misalnya file Anda terletak di direktori Windows System32, Anda akan mengetikkan “cd windows system32 ‘(tanpa tanda kutip dan seperti). Setelah itu ketik ‘del yang filename.exe‘ (filename.exe ganti menjadi nama file) dan tekan Enter. File yang dimaksud akan dihapus. Beralih kembali ke jendela Task Manager, klik pada menu File, dan pilih New Task (Run.). Pada jendela Buat New Task, ketik explorer.exe di kotak Buka dan tekan tombol OK. Ini akan kembali meluncurkan Windows shell.
Download dan jalankan removal tool otomatis untuk menghapus file terkunci dan / atau undeletable. Simpan file tersebut di lokasi di mana ia mudah diakses. Setelah selesai, buka file tersebut untuk memudahkan dalam menjalankan dan menginisialisasi proses. Anda dapat memilih dari berbagai software gratis/freeware atau berbayar seperti Process Explorer, ForceDel, Copylock, Unlocker 1.8.7 oleh Cedrick Collomb, dan DelLater dan software-software yang  lainnya.
Tips tambahan:
Dianjurkan kepada Anda agar hati-hati saat menghapus file apapun. Sebuah penghapusan salah bisa membuktikan bencana ke komputer Anda misalnya tidak bisa booting.


sumber:sobatpc

Kamis, 01 Maret 2012

Cara Windows Search Indexing Advanced Mode di Windows 7

Semakin lama, data file dan folder dalam komputer menjadi semakin banyak. karena sudah terlanjur banyak, mungkin anda menjadi malas untuk mengatur kembali file folder tersebut. Masalah timbul ketika anda hendak mencari file atau folder. Opsi satu-satunya yang mungkin bisa digunakan adalah mencari dengan Windows Search. di windows vista dan windows 7, fitur windows search semakin ditingkatkan. salah satunya, anda diizinkan mengatur kerja Windows Search supaya menjadi lebih personal. jika anda sudah tidak sabar untuk mengetahui caranya, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.
  1. Ketik Performance pada Start Menu > Search programs and files kemudian pilih dan klik Performance Information and Tools pada hasil pencarian di atasnya.
  2. Setelah jendela Performance Information and Tools muncul, klik link Adjust indexing options.
  3. Pada jendela Indexing Options, klik tombol Advanced.
  4. Pada Jendela Advanced Options, klik tab index Settings. Pengaturan pertama adalah pada bagian File Settings. Pada bagian itu terdapat pilihan Index encrypted files. jika mencentang pilihan itu, anda akan membolehkan Windows Search untuk mengindeks semua file yang dienkripsi.
  5. Jika setelah mengaktifkan pilihan itu muncul kotak dialog konfirmasi, klik tombol Continue.
  6. Pada bagian file Settings juga terdapat pilihan Treat similar words with diacritics as different words. jika mencentang pilihan itu, anda membolehkan Windows Search untuk mengindeks semua file yang dienkripsi. jika setelah mengaktifkan pilihan tiu muncul kotak dialog konfirmasi, klik tombol OK.
  7. Pada bagian Troubleshooting, anda bisa memilih dan mengklik tombol Rebuild jika memiliki masalah tentang cara Windows Search mengindeks file pada komputer.
  8. Pada bagian Index Location, anda bisa mengubah direktori default untuk proses indeks dengan memilih dan mengeklik tombol Select new.
  9. Langkah selanjutnya pindah ke tab File Types. pada tab itu, anda bisa mengatur ekstensi file apa saja yang boleh dan tidak boleh diindeks oleh Windows Search. selain itu, anda bisa menambahkan ekstensi file baru yang anda inginkan dengan mengeklik tombol Add new extension.
  10. Terakhir, jika anda sudah selesai dengan pengaturan yang anda lakukan, klik tombol OK.
Sumber : http://jayaputrasbloq.blogspot.com/

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites